songgo2
Kuliner & Wisata

Seribu Batu Songgolangit Wisata Edukasi untuk Keluarga

Kabupaten Bantul sedang giat menggali potensi pariwisata di daerahnya. Terbukti perkembangan wisata di Bantul selalu berkembang dari waktu ke waktu. Di kawasan Seribu Batu Songgolangit Desa Mangunan Kecamatan Dlingo, kini mulai dikembangkan objek wisata baru yakni Seribu Batu.

Obyek wisata ini menawarkan wisata edukasi bagi anak dan keluarga. Selain rumah hobbit, tersedia beragam spot untuk foto selfie yang terbuat dari alam di kawasan ini.

Ipung, Ketua Koperasi Noto Wono Mangunan Dlingo yang juga pengelola obwis Seribu Batu Songgolangit  menuturkan jika konsep awal yang dicetuskan adalah membuat wisata keluarga yang berada di kawasan hutan lindung. Penyediaan wisata keluarga yang nyaman dan sejuk serta berbeda dengan obwis lain yang ada di kawasan Dlingo.

“Yang tenar dari obwis di Dlingo adalah hutan pinus dan Puncak Becici untuk menikmati sunset dan sunrise. Wisatawan jarang mengunjungi hutan di kawasan Seribu Batu Songgolangit. Maka kami mencoba mengkreasikan dengan konsep penyediaan spot selfie di tengah hutan,” jelas Ipung.

Selain rumah hobbit, ada beberapa spot foto lain yang ditawarkan. Di antaranya Bunga Raksasa Taman Seribu Batu, replika kupu-kupu raksasa dari ranting tua kayu, aneka rumah panggung mini dan rumah kerucut dari akar dan dahan kayu yang nampak esktotis.

Suasana makin asri dengan dibangunnya jembatan kayu yang menghubungkan antara spot foto satu dengan spot lain lengkap dengan sungai mini. Suasana tambah menarik dengan tulisan-tulisan unik seperti “Jembatan Jomblo”, “Datang dan Pergi Dengan Cinta” , “Aku Kudu Strong” dan sebagainya.

Kawasan Seribu Batu masih terus melakukan penambahan fasilitas wisata terutama melengkapi spot untuk berfoto. Karena berkonsep wisata edukasi bagi anak dan keluarga, kedepannya pengelola merencanakan berbagai kegiatan yang berkonsep ramah anak seperti mendongeng, penambahan wahana bermain anak,  outbond dan sebagainya.

“Kami juga merencanakan membangun wahana rumah kelinci supaya anak-anak bisa bermain sembari memberi makan kelinci,” ujarnya.

Meski objek wisata baru dan belum dibuka secara resmi namun  rata-rata tiap harinya ada 1.000 pengunjung mendatangi kawasan Seribu Batu yang dibangun diatas lahan seluas 2 hektar ini.

Baca Lengkapnya :

krjogja.com

Post Comment


7 + 8 =