selfie-drini_20170328_191935
Berita Jogja

Ramadan, Jumlah Kunjungan Wisatawan Anjlok sampai 50 %

Jumlah kunjungan wisatawan memasuki Ramadan tahun ini menurun dibandingkan kunjungan wisatawan pada bulan-bulan sebelumnya. Penurunan ini dikabarkan bahkan mencapai 50 persen.

Sekretaris Dinas Pariwisata Kabupaten Gunungkidul, Harry Sukmono, membenarkan, jika jumlah kunjungan wisatawan pada bulan ini mengalami penurunan yang cukup signifikan.

Ia mengatakan, penurunan ini mencapai 50 persen dari jumlah kunjungan pada waktu sebelumnya. Ini dikarenakan bertepatan dengan bulan Ramadan yang dirasa kurang pas untuk melakukan aktivitas liburan.

“Jumlah kunjungan wisatawan bulan ini mengalami penurunan sekitar 50 persen dibanding jumlah kunjungan wisatawan pada bulan sebelumnya,” ujar Harry, Selasa (30/5/2017).

Penurunan jumlah kunjungan wisatawan ini merata hampir di semua di obyek wisata di Gunungkidul, seperti pada obyek wisata pantai, juga obyek wisata minat khusus.

Seperti yang terjadi di Obyek Wisata Gua Pindul, yang mengalami penurunan, dari ribuan pengunjung, sekarang hanya mencapai 300 pengunjung hingga 500 pengunjung per harinya.

“Penurunan ini terjadi rutin setiap tahun, pada bulan Ramadan. Baru nanti setelah lebaran akan kembali normal bahkan bisa berkali lipat,” ujar Harry.

Hal yang sama diutarakan oleh Ketua Pengelola Desa Wisata Bleberan, Tri Harjono mengakui, jumlah kunjungan wisatawan selama ramadan menurun.

“Jumlah penurunan diperkirakan mencapai angka 40 persen dibanding jumlah kunjungan hari biasa,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Industri dan Kelembagaan Dinas Pariwisata Gunungkidul, Eli Martono, menuturkan, kendati mengalami penurunan, hal tersebut hanya bersifat sementara.

Pendapatan asli daerah (PAD) tahun 2017 iyang ditarget sebesar Rp 25 Miliar pun dikatakannya dapat tercapai.

“Kami optimisitis dapat mencapai target tersebut melihat tingginya minat wisatawan berkunjung ke Gunungkidul pada tahun 2017 ini,” tutupnya.

Baca Lengkapnya :

tribunnews.com

Post Comment


1 + 7 =